Perdagangan Internasional Vs Ekspor Impor

3 Oct
Bagi para praktisi yang sudah berkecimpung dengan dunia perdagangan antar negara pastilah sudah familier dengan yang namanya Perdagangan Internasional (international trade) dan Ekspor Impor (Export-Import). bagi mereka, apa yang telah mereka geluti itulah yang dinamakan ekspor impor atau perdagangan internasional.

Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki unit bisnis operasi ekspor impor, baik itu Bank, Importir, Eksportir maupun Shipping Agent, mereka membentuk divisi atau departemen mereka dengan nama International Trade Dept. atau Export Dept. atau Import Unit atau Trade finance Division bahkan ada yang menamakan “Bills dept.” ada juga yang menyebut “Bagian LC”.

Semua penamaan tersebut sah-sah saja selama fungsi operasinya sejalan dengan maksud yang tertuang dengan nama tersebut dan tidak terlepas dari konteks penamaan itu sendiri, contohnya pada suatu bank yang memiliki Divisi International Trade juga memproses Penerbitan SKBDN atau Bank Garansi yang merupakan transaksi Perdagangan lokal.

Mungkin banyak dari mereka yang sudah terbiasa menganggap penamaan atau sebutan tidak terlalu penting dan tidak harus sesuai dengan fungsinya yang pada akhirnya menciptakan pengaburan atas batasan-batasan definisi yang sebenarnya sangat penting untuk proses pengembangan pemahaman selanjutnya.

Untuk menghindari campur aduknya pengertian tersebut, mari kita coba menengok pengertian dasar dari kedua terminologi tersebut.

Sebetulnya secara definisi Perdagangan Internasional dengan ekspor impor memiliki perbedaan arti yang sangat besar. Berdasarkan kamus bahasa Indonesia, Perdagangan Internasional adalah : Suatu kegiatan jual beli guna memperoleh keuntungan (perdagangan) yang dilakukan dengan melibatkan unsur-unsur 2 negara atau lebih (Internasional). kalau diperluas makna memperoleh keuntungannya tidak melulu keuntungan secara finansial tetapi bisa juga keuntungan non finansial seperti untuk kepentingan promosi, persaingan usaha dan keuntungan strategis lainnya.

Sedangkan Ekspor Impor berdasarkan definisi dari UU kepabeanan No.17 th.2006 adalah : suatu kegiatan memasukkan/mengeluarkan barang ke/dari wilayah pabean berdasarkan peraturan yang ditetapkan. intinya ada pada pemasukan atau pengeluaran barang, baik didasari atas transaksi perdagangan atau bukan.

Berarti ada kesamaan antara Perdagangan Internasional dengan Ekspor Impor, contohnya seperti perdagangan ekspor impor yang dilakukan selama ini, dimana keluar masuknya barang didasari atas transaksi perdagangan.

Tetapi ada juga perdagangan Internasional yang bukan ekspor impor, seperti pembelian sura berharga/saham perusahaan di luar negeri, pembelian valas, atau dalam sektor riil, pembelian permanent residence di luar negeri, yang kesemuanya itu tidak memerlukan perpindahan fisik barang melewati batas negara.

Apakah ada Ekspor Impor yang bukan Perdagangan Internasional? Pengiriman barang Hibah, Hadiah, barang contoh, barang bawaan penumpang adalah merupakan kegiatan ekspor impor yang tidak didasari oleh transaksi perdagangan.

%d bloggers like this: