Letter of Credit Sebagai Jaminan Pembayaran untuk Eksportir

7 Oct

Mungkin sudah banyak orang tahu tentang letter of credit atau lebih dikenal dengan sebutan LC, dari praktisi bisnis sampai pelajar/mahasiswa. Sejauh pengamatan saya, dalam proses transaksi perdagangan internasional atau ekspor impor masih banyak yang belum mengaplikasikan atau memanfaatkan LC ini secara maksimal baik dari fungsi sebenarnya maupun dari resiko-resiko yang akan timbul dari transaksi tersebut.

saya coba paparkan kesalahmengertian mengenai konsep LC sendiri yang berhubungan dengan kekhawatiran penjual/exportir terhadap kondisi pembeli padahal dia sudah menerima LC dari Bank.pada dasarnya LC merupakan JAMINAN dari suatu Bank atas permintaan pihak lain/Pembeli yang diberikan kepada penjual untuk membayar atau memberikan janji bayar kepada penjual dengan syarat dipenuhinya persyaratan dalam LC.

jadi selama penjual/eksportir sudah menerima LC dari bank (yang sudah dipastikan bonafiditasnya) dan siap untuk memenuhi semua persyaratan LC tersebut, dia tidak lagi perlu memperhatikan Pembelinya (dalam arti kemampuan pembeli untuk membayar), karena semua tanggung jawab pembayaran dan resiko sudah ditanggung oleh bank, ASALKAN semua kondisi dan persyaratan LC terpenuhi.yang perlu diberikan perhatian khusus adalah mampukah penjual memenuhi persyaratan dan kondisi LC, seperti : memenuhi spesifikasi produk/jasa sesuai yang diminta, pembuatan dokumen, realisasi pengapalan barang sesuai dengan jadwal LC dan kesesuaian lainnya.Jika hal tersebut sudah dapat dipenuhi, maka tidak ada alasan untuk khawatir terhadap pembayaran dari pembeli, karena pembayaran sudah dijamin oleh bank.

%d bloggers like this: